PAMPANGAN NAN XX — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan syukuran atas rampungnya pembangunan Jembatan Bailey di kawasan Pampangan Nan XX. Kehadiran Lurah Pampangan Nan XX, Betty Ernita, S.Sos., MM, bersama TNI, tokoh masyarakat, pemuda dan warga menjadi gambaran kuat tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun lingkungan.
Betty Ernita tidak sekadar hadir secara seremonial. Kehadirannya di tengah masyarakat menunjukkan perhatian pemerintah kelurahan terhadap setiap pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya keberadaan Jembatan Bailey yang diharapkan mampu memperlancar akses dan aktivitas masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, suasana kebersamaan terlihat begitu kental. Warga duduk bersama, menikmati hidangan syukuran, berbincang dan berbaur tanpa sekat. TNI dan masyarakat tampak menyatu dalam suasana kekeluargaan yang mencerminkan semangat gotong royong.
Lurah Pampangan Nan XX Betty Ernita menempatkan kebersamaan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan semakin berarti ketika mendapat dukungan, kepedulian dan rasa memiliki dari masyarakat.
Jembatan Bailey yang telah hadir menjadi akses penting bagi warga Pampangan. Selain memberikan kemudahan mobilitas, keberadaan jembatan tersebut juga menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak yang bekerja bersama untuk kepentingan warga.
Kehadiran unsur TNI dalam pembangunan juga mendapat apresiasi masyarakat. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai fisik jembatan, tetapi juga tentang hubungan sosial yang semakin dekat antara aparat dan masyarakat.
Betty Ernita bersama warga terlihat menikmati momentum syukuran dengan penuh keakraban. Tidak ada jarak antara pemerintah kelurahan, TNI, tokoh masyarakat, pemuda maupun warga. Semuanya menyatu dalam satu suasana untuk mensyukuri selesainya pembangunan yang dinilai membawa manfaat bagi lingkungan.
Bagi masyarakat Pampangan Nan XX, jembatan tersebut bukan hanya rangkaian konstruksi besi yang menghubungkan satu sisi dengan sisi lainnya. Lebih dari itu, Jembatan Bailey menjadi penghubung aktivitas warga sekaligus simbol bahwa kerja bersama dapat menghasilkan sesuatu yang manfaatnya dirasakan secara langsung.
Momentum syukuran juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Betty Ernita menunjukkan bahwa kedekatan dengan warga merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai lurah, terutama dalam mendengar kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara langsung.
Dengan rampungnya Jembatan Bailey, masyarakat Pampangan Nan XX diharapkan dapat menjaga fasilitas tersebut bersama-sama. Semangat yang terlihat dalam kegiatan syukuran menjadi pesan bahwa pembangunan akan semakin kuat apabila pemerintah, TNI dan masyarakat terus berjalan beriringan, bergotong royong dan menjaga kebersamaan demi kepentingan warga.
Katim RMO Group | Wyndoee








