“Tunjang Dinosaurus” Sampayang Jadi Primadona di HJK ke-356 Kota Padang

PADANG | Perayaan Hari Jadi ke-356 Kota Padang tahun ini tidak hanya menampilkan kemeriahan pesta rakyat dan gelaran budaya, tetapi juga menjadi ladang rezeki bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Deretan stan kuliner, cendera mata, hingga pertunjukan seni di berbagai titik kota memikat ribuan pengunjung, termasuk wisatawan dari luar daerah.

Salah satu yang sukses memanfaatkan momentum ini adalah Rumah Makan Sampayang, yang berlokasi strategis di bawah ikon legendaris Kota Padang, Jembatan Siti Nurbaya. Rumah makan ini ramai diserbu pengunjung setelah menu andalan mereka, “Tunjang Dinosaurus”, menjadi buah bibir di media sosial.

Menu unik ini menghadirkan potongan besar daging sapi bagian kaki yang dimasak dengan bumbu rendang khas Minang. Penamaannya bukan tanpa alasan — porsinya jumbo, dagingnya tebal, dan tampilannya mengundang decak kagum, seakan mengajak pengunjung “kembali” ke zaman purba. Meski ukurannya luar biasa, tekstur daging tetap empuk, dan bumbunya meresap hingga ke serat terdalam.

Rahasia cita rasa ini terletak pada bahan bakunya. Rumah Makan Sampayang menggunakan sapi impor Australia yang dikenal memiliki kualitas premium, dengan standar peternakan yang ketat sehingga menghasilkan daging yang lembut dan kaya rasa.

Bima Anggara, salah satu karyawan, mengungkapkan bahwa perayaan Hari Jadi Kota (HJK) kali ini membawa lonjakan pengunjung yang signifikan.

“Sejak karnaval dan acara-acara HJK digelar, terutama Karnaval Kota Tua, rumah makan kami selalu ramai. Banyak peserta dan penonton yang mampir untuk mencoba Tunjang Dinosaurus,” ujarnya.

Bima menambahkan, momen ini menjadi bukti bahwa event besar di Kota Padang tidak hanya menghibur warga, tetapi juga berdampak langsung pada roda ekonomi masyarakat.

“Harapannya, Kota Padang terus maju dan berkembang, sehingga usaha-usaha lokal seperti kami dapat terus bertumbuh,” tutupnya.

Dengan dukungan event besar dan antusiasme masyarakat, Tunjang Dinosaurus bukan hanya menu kuliner, tetapi juga simbol kreativitas UMKM Padang yang berani tampil beda, memadukan tradisi rasa dengan konsep unik yang memikat pengunjung dari segala penjuru.

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *