SATLANTAS POLRES SIJUNJUNG | Komitmen Polres Sijunjung dalam membangun kedekatan dengan masyarakat diwujudkan melalui program Rabu Kumpul Bersama Masyarakat yang menyambangi SMKN 5 Sijunjung, Rabu (21/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan komunikasi langsung antara kepolisian dengan generasi muda, sekaligus memperkuat semangat POLRI BERSAMA MASYARAKAT dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Sijunjung, program pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui kehadiran polisi yang tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga aktif memberikan pembinaan dan pendidikan kepada masyarakat. Lingkungan sekolah dipilih sebagai ruang strategis untuk menanamkan kesadaran sejak dini, mengingat pelajar merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang keselamatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Sijunjung, IPTU Raden Dwi Agus K., S.Tr.K., S.I.K., M.Si., bersama AIPDA Irwandi, S.H., BRIPTU Yoga Evsa Pradifta, Syafruddin selaku PHL Lantas, serta Kaisya Merta selaku PHL Kamsel. Kehadiran personel Satlantas tersebut memperlihatkan pentingnya komunikasi langsung dengan pelajar untuk menyampaikan pesan keselamatan secara jelas, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, IPTU Raden Dwi Agus bersama personelnya menekankan bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk menghindari pelanggaran, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Para siswa diingatkan agar mematuhi rambu-rambu, menaati peraturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berisiko ketika berkendara. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada petugas kepolisian.
Pesan keselamatan itu juga mengandung nilai kemanusiaan yang penting: setiap pengguna jalan memiliki hak untuk sampai ke tujuan dengan selamat. Kelalaian kecil, ketidakpatuhan terhadap rambu, maupun penggunaan telepon seluler saat berkendara dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Karena itu, pembinaan yang dilakukan Satlantas Polres Sijunjung diarahkan untuk membentuk pelajar yang disiplin, mampu mengambil keputusan secara bijak, serta memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Selain membahas lalu lintas, personel Polres Sijunjung mengajak para siswa menggunakan telepon seluler dan media sosial secara cerdas. Pelajar didorong untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya, mengenali sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak ikut menyebarkan kabar bohong atau hoaks. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban sosial dan mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, Kapolres Sijunjung menempatkan pembinaan generasi muda sebagai bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan para siswa diperlukan agar pesan tentang keselamatan berlalu lintas serta literasi digital tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan yang dibangun melalui dialog dan edukasi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk semakin mengenal peran kepolisian.
Pada kesempatan itu, Kasat Lantas IPTU Raden Dwi Agus turut menyosialisasikan rencana pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Informasi tersebut disampaikan agar para pelajar memahami pentingnya meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Sosialisasi ini menjadi pengingat bahwa disiplin berkendara harus lahir dari kesadaran menjaga keselamatan, bukan semata-mata karena adanya operasi kepolisian.
Program Rabu Kumpul Bersama Masyarakat sekaligus mempertegas bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penanganan pelanggaran, tetapi juga pencegahan melalui pengetahuan, keteladanan, dan komunikasi yang terbuka. Kapolres Sijunjung bersama jajaran mendorong terbentuknya generasi muda yang tertib, kritis dalam menerima informasi, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Pendekatan humanis semacam ini menjadi jembatan untuk memperkuat kemitraan antara polisi dan masyarakat sejak usia sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polres Sijunjung berkomitmen melanjutkan upaya edukasi serta pembinaan masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang dekat dengan kebutuhan warga. Melalui peran Kapolres Sijunjung dan pelaksanaan kegiatan oleh Kasat Lantas beserta personel, pesan keselamatan diharapkan semakin melekat di kalangan pelajar. Semangat POLRI BERSAMA MASYARAKAT menjadi landasan untuk membangun lingkungan yang lebih aman, meningkatkan kesadaran hukum, dan menumbuhkan generasi muda yang bertanggung jawab.
Katim RMO Group | Wyndoee








