KORAMIL 01 PBU | Koramil 01/PBU kembali menunjukkan ketangguhannya di lapangan ketika Babinsa Serka Syafrijal bergerak cepat memimpin aksi pembersihan tanah bawaan banjir di wilayah Koramil 05/Pauh pada Senin, 02 Desember 2025. Kawasan Pauh dan sekitarnya dilaporkan tertutup lumpur tebal setelah hujan deras memicu luapan air yang membawa material tanah ke permukiman warga.
Begitu menerima laporan, Serka Syafrijal langsung menuju lokasi terdampak, menembus sisa-sisa banjir yang masih menyisakan tanah pekat di halaman rumah dan akses jalan. Ia tidak sekadar hadir, tetapi memimpin langsung warga untuk mengatasi tumpukan material yang menghambat aktivitas masyarakat.
Dengan sekop di tangan, Serka Syafrijal mengajak warga bekerja serempak agar lumpur yang menumpuk tidak semakin mengeras. Ia memastikan pembersihan berjalan cepat, sistematis, dan menyentuh seluruh titik yang menjadi kendala bagi warga.
Babinsa tersebut juga terus memberi arahan di lapangan agar warga bekerja dalam kelompok terkoordinasi. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan mengingat ketebalan material tanah bawa banjir cukup berat ditangani jika dilakukan sendiri-sendiri.
Tidak hanya fokus pada pekerjaan fisik, Serka Syafrijal mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap potensi hujan susulan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan karena kontur wilayah Pauh yang rawan luapan air di musim hujan.
Warga mengaku sangat terbantu dengan langkah cepat Babinsa Koramil 01/PBU itu. Banyak dari mereka mengungkapkan bahwa pembersihan akan memakan waktu jauh lebih lama tanpa dukungan Serka Syafrijal dan koordinasi yang ia lakukan.
Danramil 01/PBU Mayor Kav Sukri memberikan apresiasi atas tindakan cepat tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa pada momen-momen krusial seperti banjir bukan hanya tugas, tetapi bagian dari panggilan jiwa seorang prajurit teritorial.
Ia juga menjelaskan bahwa kerja sama antarkoramil menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan lingkungan, terutama ketika satu wilayah membutuhkan tambahan dukungan personel. Sinergi ini dinilai efektif dan mampu menjawab tantangan penanganan bencana di lapangan.
Wadanramil Kapten Arm Junardy menambahkan bahwa respons Serka Syafrijal adalah cerminan ideal bagi seorang Babinsa. Ketelitian, kecepatan, dan kemampuannya merangkul warga menjadi modal utama dalam membangun resiliensi masyarakat terhadap dampak bencana.
Pembersihan yang dilakukan secara gotong royong ini memperlihatkan kuatnya ikatan antara TNI dan masyarakat. Aksi Serka Syafrijal tidak hanya memulihkan kondisi fisik kawasan Pauh, tetapi juga membangkitkan semangat warga untuk segera bangkit dari situasi pascabanjir.
Setelah sebagian besar lokasi kembali bersih, Serka Syafrijal menegaskan bahwa ia akan tetap memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan. Ia memastikan dirinya siap turun kembali kapan saja jika situasi darurat kembali muncul.
Kini aktivitas warga mulai pulih. Namun kewaspadaan tetap dijaga, dan TNI melalui Koramil 01/PBU memastikan kehadirannya tetap menjadi kekuatan bagi masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun dengan gaya feature yang menonjolkan sisi humanis, kedekatan Babinsa dengan warga, serta ketangguhan TNI dalam penanganan dampak banjir di Pauh.
TIM RMO






