Pasca Banjir–Galodo, Serka Roby Kurniawan Turun Tangan Perbaiki Akses Jalan Warga di Kelurahan Lambung Bukik

Kelurahan Lambung Bukik, Pauh | Upaya pemulihan akses publik pascabencana kembali dilakukan Babinsa Koramil 01/Padang Barat Utara (PBU). Kali ini, Serka Roby Kurniawan turun langsung membantu masyarakat mengerjakan jalur alternatif di kawasan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, yang terdampak banjir dan galodo beberapa waktu lalu.

Kerusakan akses bukan hanya memutus arus transportasi warga, tetapi juga menyulitkan jalur distribusi logistik dan bantuan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong kehadiran Babinsa sebagai garda terdepan pembinaan wilayah. Serka Roby memastikan bahwa kegiatan gotong-royong ini berjalan efektif sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.

Sejumlah warga tampak bekerja bersama Babinsa, mengangkut material, meratakan badan jalan, hingga membuka kembali akses yang lama tertutup lumpur dan material kayu. Jalur alternatif dipilih karena akses utama di beberapa titik masih sulit dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Menurut Serka Roby, kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keterikatan emosional dengan masyarakat binaan. “Begitu akses rusak, dampaknya langsung dirasakan warga. Kita hadir untuk mengurangi beban masyarakat,” terangnya di lokasi kegiatan.

Danramil 01/PBU Mayor Kav Sukri memberikan dukungan penuh terhadap langkah cepat anggotanya yang terjun ke lapangan. Ia menegaskan bahwa setiap Babinsa wajib bergerak responsif, terutama di masa pemulihan bencana yang membutuhkan kolaborasi.

“Koramil hadir bukan hanya saat apel, tetapi di tengah rakyat ketika mereka kesulitan. Serka Roby sudah menjalankan peran itu,” ujar Mayor Kav Sukri saat dimintai tanggapan terpisah.

Sementara Wadanramil Kapten Arm Junardy menambahkan, pembukaan jalan alternatif memberi efek pada pemulihan sosial dan ekonomi. Warga bisa kembali bekerja, usaha rumahan bisa bergerak, serta akses pendidikan untuk anak-anak kembali lancar.

Warga Lambung Bukik menyambut kegiatan ini sebagai angin segar pascabencana. Mereka mengapresiasi keterlibatan TNI yang turun membantu mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan infrastruktur lingkungan.

Pemulihan jalan ini juga memperkuat kembali budaya gotong-royong yang menjadi ciri masyarakat Pauh. Kehadiran Babinsa membuat proses perbaikan lebih cepat, tertib, dan terkoordinasi.

Hingga pekerjaan selesai, jalur alternatif sudah dapat dilewati warga secara bertahap, dan pemulihan lanjutan bakal diteruskan sesuai tingkat kerusakan. Warga juga berharap Koramil 01/PBU dan pemerintah kelurahan membantu percepatan normalisasi aliran air untuk mencegah banjir susulan.

 

Catatan Redaksi:
Pemulihan pascabencana merupakan kerja panjang. Masyarakat membutuhkan kehadiran negara, koordinasi lintas sektor, serta konsistensi mitigasi agar efek lanjutan dari banjir dan galodo tidak kembali menghantui wilayah rawan bencana.

TIM RMO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *