KORAMIL 01 PBU | Babinsa Kelurahan Rimbo Kaluang Koramil 01/Padang Barat–Padang Utara, Sertu Marjohan, menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan terlibat langsung dalam diskusi perencanaan penyuluhan kesehatan calon pengantin, Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan diskusi tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Rimbo Kaluang dan melibatkan Lurah Rimbo Kaluang bersama Tim BKKBN Kecamatan Padang Barat yang diwakili oleh penyuluh kesehatan, Welda Yulia. Fokus utama pembahasan adalah rencana pelaksanaan penyuluhan kesehatan bagi CATIN atau Calon Pengantin.
Dalam diskusi itu disepakati bahwa penyuluhan akan dilaksanakan di Kantor Lurah Rimbo Kaluang. Materi utama yang akan disampaikan adalah pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sebagai langkah awal mencegah terjadinya stunting pada anak.
Sertu Marjohan menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius yang harus dicegah sejak dini, bahkan sebelum pernikahan berlangsung. Kurangnya pengetahuan dan kewaspadaan calon pengantin dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus stunting di tengah masyarakat.
Melalui program ini, Babinsa bersama pemerintah kelurahan dan BKKBN ingin membangun kesadaran bahwa kesiapan kesehatan calon orang tua sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan, khususnya dalam mencegah stunting sejak dalam kandungan.
Lurah Rimbo Kaluang menyambut baik rencana penyuluhan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaannya. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi para calon pengantin agar lebih memahami tanggung jawab kesehatan sebelum membangun keluarga.
Program ini mengusung motto “CATIN KEREN CETIN” yang merupakan singkatan dari Calon Pengantin Keren Cegah Stunting. Motto tersebut diharapkan mampu menjadi semangat bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Plh Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. “Babinsa harus selalu hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga binaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan hingga masyarakat itu sendiri.
Dengan adanya sinergi antara Babinsa, lurah, dan BKKBN ini, diharapkan program penyuluhan CATIN KEREN CETIN dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif dalam menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Padang Barat, khususnya Kelurahan Rimbo Kaluang.
Catatan Redaksi
Berita ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan teritorial Babinsa Koramil 01/PBU dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan pencegahan stunting.
TIM RMO






