Ridwan Hosen Hadir dalam Rapat BBM dan LPG, Kapolda Gatot Tri Suryanta Perkuat Pengawasan Energi

PADANG, SUMBAR | Di balik layar video conference yang menghubungkan berbagai pihak, rapat koordinasi terkait ketersediaan dan distribusi BBM serta LPG bersubsidi di Sumatera Barat berlangsung dengan penuh keseriusan dan perhatian.

Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, memimpin langsung jalannya rapat yang menjadi salah satu upaya konkret dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara adil dan merata.

Dalam suasana yang terbangun, diskusi tidak hanya berfokus pada teknis distribusi, tetapi juga menyentuh aspek tanggung jawab moral seluruh pihak yang terlibat dalam rantai penyaluran energi bersubsidi.

Perhatian kemudian mengarah pada Ketua Hiswana Migas Sumbar, Ridwan Hosen, yang menyampaikan pandangan dengan nada tegas namun sarat kepedulian terhadap kondisi masyarakat.Menurut Ridwan Hosen, distribusi BBM dan LPG bukan sekadar aktivitas bisnis, melainkan amanah yang harus dijaga bersama. Ia menegaskan bahwa energi bersubsidi adalah hak masyarakat yang tidak boleh salah sasaran.

Pernyataan tersebut seolah menjadi pengingat bahwa di balik setiap proses distribusi, ada kehidupan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada keberadaan energi tersebut.

Dalam rapat itu, Ridwan Hosen juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan bersama. Ia mengajak seluruh pihak untuk saling bersinergi dan tidak memberikan ruang bagi praktik penyimpangan.

Turut hadir Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Hariyanto, yang memaparkan kondisi terkini terkait ketersediaan energi serta langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hariyanto menegaskan, “Pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap aman serta distribusinya tepat sasaran. Kami tidak ingin ada masyarakat yang berhak justru tidak mendapatkan haknya, sehingga pengawasan bersama menjadi sangat penting.”

Dari sisi distribusi, Sales Branch Manager Sumbar Fuel 1, Fariz Aceriza, menyampaikan komitmen dalam menjaga suplai BBM dan LPG tetap lancar hingga ke tingkat masyarakat.

Peran pelaku usaha juga terlihat dari kehadiran Kepala Cabang PT Patra Andalas Sukses, Muchtar, yang menyatakan kesiapan mendukung kebijakan serta menjaga distribusi tetap sesuai aturan.

Sementara itu, dari sisi penegakan hukum, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andri Kurniawan, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat dan tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sumatera Barat yang turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan pengawasan distribusi energi bersubsidi.

Dalam arahannya, Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa negara harus hadir memastikan distribusi energi berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga mengapresiasi pandangan yang disampaikan oleh Ridwan Hosen yang dinilai sejalan dengan upaya menjaga distribusi tetap bersih dan transparan.

Sebagai langkah konkret, seluruh pihak sepakat untuk menyusun dan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga distribusi BBM dan LPG tetap tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Ridwan Hosen kembali mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan sungguh-sungguh, karena hal tersebut menjadi dasar dari keberlangsungan sistem distribusi yang sehat.

Rapat tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dapat berjalan seiring dalam menjaga kepentingan masyarakat luas.

Di akhir kegiatan, Gatot Tri Suryanta menutup dengan harapan agar komitmen yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada rapat, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus diperkuat, distribusi BBM dan LPG bersubsidi di Sumatera Barat diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Catatan Redaksi:

Berita ini hadir sebagai bagian dari komitmen penyajian informasi publik yang berimbang, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta mendorong transparansi dalam pengelolaan energi bersubsidi di Sumatera Barat.

Wyndoee

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *