KORAMIL 01 PBU | Babinsa Koramil 01 Padang Barat Utara (PBU), Sertu Bastian, menunjukkan keteladanan dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui kegiatan keagamaan di area belakang tangsi, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.
Aktivitas tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh ketenangan. Sertu Bastian memanfaatkan waktu untuk beribadah dan bermuhasabah, sebagai bentuk penguatan iman dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Sertu Bastian, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta merupakan fondasi utama dalam membentuk sikap disiplin, keikhlasan, dan tanggung jawab sebagai aparat teritorial. Nilai spiritual diyakini mampu menuntun prajurit dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan ini juga menjadi cerminan bahwa tugas Babinsa tidak hanya bersifat fisik dan sosial, tetapi juga menyangkut pembinaan mental serta akhlak. Dengan spiritual yang kuat, Babinsa diharapkan mampu menjadi teladan positif bagi masyarakat di wilayah binaan.
Danramil 01 PBU, Mayor Kav Sukri, menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter prajurit. “Prajurit yang dekat dengan Tuhan akan memiliki integritas, kepekaan sosial, dan moral yang kuat dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Mayor Kav Sukri menambahkan, keteladanan yang ditunjukkan Babinsa seperti Sertu Bastian akan memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan satuan maupun masyarakat sekitar. Ia berharap nilai-nilai keimanan terus ditanamkan secara konsisten.
Senada dengan itu, Wadanramil 01 PBU Kapten Arm Junardy menyampaikan bahwa kekuatan spiritual menjadi penopang utama dalam menghadapi dinamika tugas kewilayahan. “Dengan iman yang kokoh, prajurit akan lebih bijak, sabar, dan humanis dalam setiap pengabdian,” katanya.
Kapten Arm Junardy juga menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani. Menurutnya, prajurit yang memiliki ketenangan batin akan lebih siap menghadapi tantangan di lapangan.
Melalui kegiatan keagamaan ini, Sertu Bastian menunjukkan bahwa nilai keimanan dan ketakwaan dapat berjalan seiring dengan profesionalisme sebagai Babinsa. Keteladanan tersebut diharapkan mampu menginspirasi rekan sejawat maupun masyarakat.
Warga sekitar area belakang tangsi menilai sikap religius Babinsa sebagai contoh positif. Mereka melihat pendekatan spiritual sebagai sumber kekuatan moral yang mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter prajurit serta menumbuhkan semangat pengabdian yang tulus, sehingga stabilitas dan ketenteraman wilayah binaan Koramil 01 PBU dapat terus terjaga.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun sebagai bagian dari dokumentasi pembinaan mental dan spiritual Babinsa Koramil 01 Padang Barat Utara dalam membentuk prajurit yang beriman, berintegritas, dan humanis.
TIM RMO






